//“Lamar” Tutup Trilogi Singel Cinta The KadriJimmo

“Lamar” Tutup Trilogi Singel Cinta The KadriJimmo

 
The KadriJimmo merilis singel ketiga yang mereka beri judul "Lamar". Ini merupakan penutup trilogi sekuel singel cinta The KadriJimmo.

"Lamar" diluncurkan berselang empat bulan sejak perilisan singel kedua yang berjudul "Ingin Punya Pacar Lagi" pada 21 Februari 2019.

Sebelumnya pada 14 Februari 2018, mereka mengeluarkan singel pertama, "Seandainya Aku Bisa Terbang", sebuah lagu hasil daur ulang dari karya Yovie Widianto pada album Kahitna, Cerita Cinta (1993).

Sekuel cinta dimulai dari pencarian pacar, masa berpacaran, kemudian ditutup dengan pelamaran sebagai bagian sakral prosesi pernikahan. The KadriJimmo memperkenalkan maskawin yang tidak biasa, suatu lirik indah dan berani.

Untuk singel "Lamar", The KadriJimmo berkolaborasi dengan vokalis Charly Van Houten. Setelah pada dua singel sebelumnya diproduseri oleh Rendi Pandugo, kali ini Kelana Halim ditunjuk sebagai produser dan memercayakan proses remake aransemen pada Popo Fauza.

Kelana seorang sound engineer muda Indonesia yang merambah ke papan atas dalam penataan suara rekaman. Bersama Steve Lily White (pemenang Grammy Award), Kelana meramu tata audio band legendaris U2 pada singel terakhir mereka.

"Kelana yang berdarah Malaysia dan Indonesia dirasa mampu untuk mengemas musik 'Lamar' menjadi lebih ke Asia Timur (India). Noldy (gitar) mewarnai aransemen musik dalam balutan sitar india," kata vokalis The KadriJimmo, Kadri Mohammad dalam email yang diterima kompas.com, Senin (17/6/2019).

Permainan sitar beriring tabuhan tabla berjalan dalam balutan komposisi string dari Alvin Witarsa dan Windy Setiadi (akordionis), menari di atas permainan gitar akustik ciamik yang menjadi dasar dari lagu yang dikarang oleh Agung Triyana dan Kadri Mohammad .

"The KadriJimmo selalu memberikan perimbangan yang terukur dengan menampilkan Element of Suprise, pastinya agar pasar tetap bisa menerima tanpa harus menjadi rata-rata," jelas pemain bas The KadriJimmo, Soebroto Harry.

Ritmik perkusif gitar ditimpali gaya tabuhan drum Hayunaji (drum) menambah "wow" elemen dari paduan musik dalam singel ini.

Karena itu, demi memperkuat semua kepentingan musik untuk singel "Lamar", Kadri meminta Charly Van Houten untuk menjadi featuring.

Tidak tanggungtanggung, lagu ini lantas menjadi sebuah pencampuran unik antara pop kreatif dari The KadriJimmo, bertemu dengan rasa Melayu atau mungkin juga sentuhan India dari Charly.

"Lagu ini menjadi lagu notasi melayu yang termodern secara musik yang pernah saya isi vokalnya," ujar Charly Van Houten.

Hardi Budi (fotografer pemenang berbagai award internasional) dan Dedi Dude (design grafis pemenang AMI AWARDS 2016) kembali berkolabolasi membuat desain artwork.

Masih bekerja sama dengan Aquarius Musik Indonesia untuk distribusi digital, Amandus Bambang ditunjuk untuk membuat animasi video lirik dengan mengambil latar belakang Kota Jaipur (Pink City) di India dalam masa perayaan Holi (festifal warna).

Sumber: https://entertainment.kompas.com/read/2019/06/17/154704910/lamar-tutup-trilogi-singel-cinta-the-kadrijimmo

2019-06-18T07:21:31+00:00June 18th, 2019|